Skip to content

Logo Kma
  • Berita Terbaru
  • Kma
  • Shop
  • Kma Id
  • Kma Pay
  • Earn
  • Poin
  • Buat Konten
  • Akun Saya
Login Register

Kma Articles Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN

Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN

Dilihat: 76
Harun Arasid Maret 18, 2026 Maret 25, 2026 Leave a comment on Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN
0
0
5 min read 950 words 5 views

Radar Nusantara, Oleh: Yakub F. Ismail

Kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belakangan ini mendapat sorotan tajam masyarakat. Hal itu tidak lepas dari performa sejumlah perusahaan pelat merah yang mengalami kembang kempis di tengah ketatnya persaingan dunia usaha.

Berbagai langkah pun telah coba dilakukan pemerintah guna memperkuat daya tahan dan citra BUMN yang ada.

Salah satu terobosan penting yang sempat diambil pemerintah belum lama ini yakni dibentuknya Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara) dengan tujuan untuk mengonsolidasikan dan mengoptimalkan aset negara, termasuk BUMN.

Kehadiran Danantara diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan pendapatan negara, serta menarik investasi berkualitas tinggi.

Langkah pemerintah tidak berhenti di sana, terbaru, Presiden Prabowo Subianto melempar wacana tentang pengerahan utusan khusus untuk mengawasi kinerja BUMN.

Sepintas, wacana tersebut muncul bukan tanpa alasan. BUMN selama ini memegang peran vital sebagai mesin penggerak ekonomi nasional.

Sayangnya, dalam praktiknya tidak jarang tersandung persoalan tata kelola, efisiensi, hingga akuntabilitas.

Dalam konteks ini, gagasan untuk perlunya utusan khusus untuk mengawal BUMN menjadi relevan sebagai mata dan telinga Presiden.

Tujuannya sudah pasti untuk memastikan bahwa arah kebijakan dan operasional BUMN tetap berada dalam koridor bisnis dan pelayanan yang benar.

Kehadiran utusan khusus ini tentu diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara kebijakan di tingkat elite dan realitas di lapangan.

Fungsi Utusan Khusus

Utusan khusus merupakan sebutan yang digunakan untuk merujuk pada individu yang mendapat perintah khusus dari pemegang otoritas tertentu. Dari sinilah kita mengenal istilah utusan khusus Presiden dan sebagainya.

Intinya, mereka yang ditunjuk menjadi utusan khusus biasanya mendapat mandat khusus untuk melaksanakan tugas-tugas terkait dari si pemberi utusan.

Dalam konteks utusan khusus untuk pengawasan BUMN yang diwacanakan Presiden, sejauh ini memang belum ada penjelasan yang lebih detail mengenai siapa saja yang diserahi mandat untuk melaksanakan utusan presiden tersebut.

Meski demikian, utusan khusus yang disampaikan Presiden Prabowo pada dasarnya dirancang sebagai instrumen strategis untuk melengkapi fungsi pengawasan formal yang telah ada, khususnya pada sektor BUMN.

Peran utama para utusan ini bukan untuk menggantikan lembaga-lembaga yang sudah ada, melainkan sebatas memperkuat efektivitas pengawasan melalui pendekatan yang lebih independen, adaptif, dan berbasis realitas lapangan.

Dalam menjalankan tugasnya, para utusan khusus yang diangkat Presiden memiliki fungsi sebagai penghubung langsung antara Presiden dan dinamika operasional BUMN.

Dengan demikian, para utusan khusus ini akan menjalankan tugas-tugas khusus yang berkaitan dengan pemantauan kinerja secara periodik, mengidentifikasi potensi penyimpangan, celah masalah, serta memberikan rekomendasi berbasis data dan temuan lapangan.

Di samping itu, para utusan juga akan berperan sebagai agen transparansi, di mana kehadiran mereka dapat mendorong keterbukaan informasipublik, utamanya terkait capaian, tantangan, dan penggunaan sumber daya di tubuh BUMN.

Pada poin ini, utusan khusus tidak sekadar bekerja untuk Presiden, melainkan juga menjadi panjang tangan bagi kepentingan publik dalam mengawasi aset negara.

Hal ini menjadikan fungsi utusan khusus tidak hanya sebatas fungsi administratif, tetapi juga strategis, karena mengawal arah, menjaga integritas, dan memastikan bahwa BUMN benar-benar bekerja untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.

Siapa Saja yang Layak?

Lantas, muncul pertanyaan, kira-kira siapa sosok yang layak ditunjuk sebagai utusan khusus Presiden untuk pengawasan BUMN?

Menimbang ini masih sebatas wacana, maka publik masih bertanya-tanya tentang siapa yang bakal direkrut untuk mengisi posisi tersebut.

Jika menggunakan pendekatan konvensional, maka mereka yang bakal ditunjuk sudah pasti berasal dari kalangan birokrat atau profesional internal.

Namun, di tengah dinamika perkembangan ekonomi yang semakin dinamis, pendekatan konvensional perlu diubah dan diperluas.

Pemerintah perlu melibatkan aktor-aktor di luar lingkar kekuasaan untuk ikut serta menghadirkan perspektif yang lebih objektif dan kritis.

Pelaku media, sebagai contoh, adalah pihak yang sangat potensial untuk dilibatkan dalam tugas-tugas baru dan krusial ini.

Mengapa pelaku media? Jawabannya, karena insan pers adalah mereka yang memiliki rekam jejak dalam mengungkap fakta dan membangun narasi berbasis data.

Para pegiat media juga sudah terbiasa bekerja dengan standar verifikasi yang ketat, kredibel, serta memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu publik.

Dengan latar belakang dan kompetensi yang dimiliki, insan media dapat berperan sebagai pengawas yang handal, objektif sekaligus komunikator yang efektif dalam mengungkap temuan kepada presiden dan publik.

Selain pelaku media, para influencer dan figur publik yang memiliki kredibilitas juga patut dipertimbangkan sebagai partisipan potensial.

Di era digital seperti sekarang ini, kehadiran para pemengaruh memiliki kekuatan untuk membentuk opini publik dan mendorong akuntabilitas melalui platform media sosial.

Namun, yang harus diseleksi bukan sekadar popularitas, tetapi juga yang memiliki integritas, kapasitas analitis, dan rekam jejak dalam isu-isu kebijakan publik.

Kelompok berikutnya yang tidak kalah penting adalah para pengkritik kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal ini para akademisi, aktivis, dan pengamat independen.

Selama ini, mereka terkenal cukup vokal dalam menyuarakan opini publik. Para kelompok ini terkesan leluasa berbicara di hadapan publik.

Sayangnya narasi-narasi yang dibangun seringkali kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam membangun kredibilitas pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Kelompok ini sering berada di luar sistem, namun justru di situlah letak kekuatan yang mereka miliki. Seringkali mereka muncul dengan membawa argumentasi yang kuat dan mampu melihat celah dan kelemahan pemerintah.

Karena itu, dengan melibatkan mereka sebagai agen utusan khusus, maka pemerintah tidak hanya menunjukkan keterbukaan, tetapi juga keberanian untuk menguji sejauh mana kapasitas mereka berkontribusi positif terhadap pembangunan nasional.

Adapun, terkait mekanisme penunjukan harus disertai dengan sistem evaluasi yang tegas, jelas dan transparan.

Para utusan khusus diberikan jangka waktu untuk melaksanakan tugas yang diberikan selama satu tahun sebagai periode uji coba.

Dalam kurun waktu tersebut, mereka harus mampu menunjukkan performa dan kontribusi nyata dalam meningkatkan transparansi dan kinerja BUMN.

Jika terbukti efektif dan produktif, maka masa tugas dapat diperpanjang hingga lima tahun sebagai bentuk apresiasi untuk menjaga kesinambungan program pengawasan.

Sebaliknya, jika ternyata mereka gagal untuk membuktikan kualitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, maka pemerintah wajib melakukan pergantian setelah tahun pertama sebagai bentuk evaluasi.

Dengan skema tersebut, diharapkan para utusan khusus tidak hanya tampil sebagai simbol, melainkan benar-benar berfungsi sebagai agen perubahan yang dinamis, konstruktif, dan akuntabel.

Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia

Sebagian Wilayah Pulau Jawa Berpotensi Banjir, Berikut Data Flood Hub Terbaru
Sebagian Wilayah Pulau Jawa Berpotensi Banjir, Berikut Data Flood Hub Terbaru
Panglima TNI Pimpin Penyerahan dan Pelantikan Jabatan di Lingkungan TNI
Panglima TNI Pimpin Penyerahan dan Pelantikan Jabatan di Lingkungan TNI
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera melalui Sinergi Antar-Daerah
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera melalui Sinergi Antar-Daerah
Cara Satgas PRR Pastikan Bantuan Hunian bagi Penyintas Bencana Tepat Guna dan Sasaran
Cara Satgas PRR Pastikan Bantuan Hunian bagi Penyintas Bencana Tepat Guna dan Sasaran
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
📌KABAR BUMI Negara Tetangga Indonesia Umumkan Darurat BBM Nasional Gegara P*rang Iran-AS
📌KABAR BUMI Negara Tetangga Indonesia Umumkan Darurat BBM Nasional Gegara P*rang Iran-AS
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
“Menyambut Pulang Dua Anak Bangsa Setelah Singapura Mengeksekusinya”
“Menyambut Pulang Dua Anak Bangsa Setelah Singapura Mengeksekusinya”
Menciptakan Kawasan Pertumbuhan Ekonomi, Banyak Bupati Berminat Pada Program Transmigrasi
Menciptakan Kawasan Pertumbuhan Ekonomi, Banyak Bupati Berminat Pada Program Transmigrasi
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Gratis di Distrik Kobakma
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Gratis di Distrik Kobakma
Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap
Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap
Kesadaran Perhatian dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Anjangsana dan Berbagi Sembako kepada Warga Napua
Kesadaran Perhatian dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Anjangsana dan Berbagi Sembako kepada Warga Napua
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
Pemuda PGIW Jawa Timur Desak Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Pemuda PGIW Jawa Timur Desak Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
PERAK Sultra Dorong Penegakan Hukum atas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
PERAK Sultra Dorong Penegakan Hukum atas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
Ketua Umum HPMY Se-Jawa, Bali dan Sumatera Desak Aparat Usut Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Ketua Umum HPMY Se-Jawa, Bali dan Sumatera Desak Aparat Usut Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Tekan SiLPA Daerah, Kemendagri Dorong Percepatan Penyaluran Dana Otsus Papua
Tekan SiLPA Daerah, Kemendagri Dorong Percepatan Penyaluran Dana Otsus Papua
Pemdes Langkan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Anak Santri
Pemdes Langkan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Anak Santri
Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak
Mendagri Tito Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak
Dirjen Dukcapil Kemendagri Ungkap Jumlah Penduduk RI Sebanyak 288 Juta Jiwa per Akhir 2025
Dirjen Dukcapil Kemendagri Ungkap Jumlah Penduduk RI Sebanyak 288 Juta Jiwa per Akhir 2025
Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni
Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni
Presiden Prabowo Tunjuk Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni sebagai Pimpinan BAZNAS RI
Presiden Prabowo Tunjuk Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni sebagai Pimpinan BAZNAS RI
Lebih dari Rp500 Miliar Tersalurkan untuk Perbaikan Rumah Penyintas Bencana Sumatera
Lebih dari Rp500 Miliar Tersalurkan untuk Perbaikan Rumah Penyintas Bencana Sumatera
Presiden Wakafkan 70.000 Al-Qur’an kepada Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera
Presiden Wakafkan 70.000 Al-Qur’an kepada Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera
Percepatan Huntara Hingga Penyaluran DTH Jadi Strategi Kunci Satgas PRR Relokasi Pengungsi
Percepatan Huntara Hingga Penyaluran DTH Jadi Strategi Kunci Satgas PRR Relokasi Pengungsi
Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TBC
Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TBC
Mendagri : Kepala Daerah Siaga Beri Pelayanan Terbaik Selama Perayaan Idulfitri 1447 H
Mendagri : Kepala Daerah Siaga Beri Pelayanan Terbaik Selama Perayaan Idulfitri 1447 H
Wujudkan Kemandirian Fiskal, Mendagri Dorong Inovasi Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah
Wujudkan Kemandirian Fiskal, Mendagri Dorong Inovasi Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah
Pemulihan Sosial dan Ekonomi Korban Bencana Terus Dipercepat Satgas PRR
Pemulihan Sosial dan Ekonomi Korban Bencana Terus Dipercepat Satgas PRR
Taman Akasia Sukatani Rajeg Dikepung Banjir, Pemda Tangerang Diminta Segera Bongkar Gorong-gorong Jalan Batu Nunggul Jadikan Jembatan
Taman Akasia Sukatani Rajeg Dikepung Banjir, Pemda Tangerang Diminta Segera Bongkar Gorong-gorong Jalan Batu Nunggul Jadikan Jembatan
Desakan Tangkap “Mr. P” Menguat: FMBKI Soroti PETI Kotanopan, Kapolda Sumut Diminta Tegas Berantas Tambang Ilegal Madina
Desakan Tangkap “Mr. P” Menguat: FMBKI Soroti PETI Kotanopan, Kapolda Sumut Diminta Tegas Berantas Tambang Ilegal Madina
Pimpin Upacara HUT ke-65 Kostrad, Panglima TNI Tegaskan Peran Strategis Kostrad Jaga NKRI
Pimpin Upacara HUT ke-65 Kostrad, Panglima TNI Tegaskan Peran Strategis Kostrad Jaga NKRI
Binter TNI Dalam Ritual Bakar Batu Satgas Yonif 521/DY Bangun Komunikasi Sosial dengan Masyarakat Distrik Kurima
Binter TNI Dalam Ritual Bakar Batu Satgas Yonif 521/DY Bangun Komunikasi Sosial dengan Masyarakat Distrik Kurima
Satgas PRR Hidupkan Kembali Sistem Kesehatan di Daerah Terdampak Bencana Sumatera
Satgas PRR Hidupkan Kembali Sistem Kesehatan di Daerah Terdampak Bencana Sumatera
Satgas PRR Catat 97% SPBU di Wilayah Terdampak Bencana Telah Beroperasi
Satgas PRR Catat 97% SPBU di Wilayah Terdampak Bencana Telah Beroperasi
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Kolaborasi Masyarakat Meriahkan Perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Kolaborasi Masyarakat Meriahkan Perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor
Kembangkan Potensi Ekonomi Bolsel, Wamen Viva Yoga Dorong Timur Tengah Ideal Jadi Kawasan Transmigrasi
Kembangkan Potensi Ekonomi Bolsel, Wamen Viva Yoga Dorong Timur Tengah Ideal Jadi Kawasan Transmigrasi

Harun Arasid

Kuli Tinta

twitter facebookgoogle-plus
Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Gratis di Distrik Kobakma Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Gratis di Distrik Kobakma

Tuliskan Komentar AndaBatalkan balasan


Logo
Logo Radar Nusantara

Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved
facebook twitter youtube instagram github-circle
Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×