Skip to content

Logo Kma
  • Berita Terbaru
  • Kma
  • Shop
  • Kma Id
  • Kma Pay
  • Earn
  • Poin
  • Buat Konten
  • Akun Saya
Login Register

Kma Aliquam Bahaya Utang Pinjol: Risiko Gagal Bayar Naik, Ekonomi RI Terancam

Bahaya Utang Pinjol: Risiko Gagal Bayar Naik, Ekonomi RI Terancam

Dilihat: 142
Ridwan Onchy Mei 7, 2026 Mei 9, 2026 Leave a comment on Bahaya Utang Pinjol: Risiko Gagal Bayar Naik, Ekonomi RI Terancam
0
0
5 min read 868 words 9 views

Radar Nusantara, – Oleh: Yakub F. Ismail

Dalam upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional, muncul satu tantangan yang tidak bisa dipandang sebelah mata, yakni melonjaknya angka utang pinjaman online (pinjol) masyarakat yang menurut laporan terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencapai Rp101 triliun.

Sekilas data tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan sebuah sinyal bahaya yang patut diwaspadai oleh pemerintah.

Situasi tersebut menandai rapuhnya daya tahan finansial sebagian besar masyarakat. Gejala ini sekali lagi menunjukkan adanya ketidakberesan kondisi keuangan masyarakat.

Memang, kehadiran pinjol pada satu sisi dianggap sebagai solusi cepat atas kebutuhan likuiditas dan menjamin kebutuhan mendesak masyarakat.

Namun, dalam jangka panjang, kemudahan akses yang tidak diimbangi dengan literasi keuangan masyarakat juga membawa persoalan baru yang dampaknya tidak kalah serius.

Jika fenomena ini terus dibiarkan masif tanpa kontrol cepat, maka dampaknya bukan lagi bersifat individual, melainkan berdampak sistemik yang membawa risiko jauh lebih besar.

Ia bahkan berpotensi menjadi bom waktu yang dapat memicu instabilitas ekonomi skala makro yang secara langsung beririsan dengan beban fiskal negara yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Fenomena Pinjol

Fenomena pinjol memang bukan hal baru di Indonesia. Ia telah ada sejak diperkenalkan layanan peer-to-peer (P2P) lending yang mulai dikenal luas pada 2016.

Semula, layanan ini ditujukan untuk membantu akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebelum akhirnya diatur secara resmi oleh OJK melalui POJK Nomor 77/POJK.01/2016.

Ini berarti, gejala pinjol sudah mulai berlangsung kurang lebih satu dekade terakhir. Sejak layanan ini diperkenalkan ke masyarakat, animo publik terhadap aktivitas pinjol terus meningkat dari waktu ke waktu.

Transformasi ekonomi yang dipicu oleh transformasi digital di sektor keuangan ini membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan masyarakat.

Fintech lending sebagai platform digital yang bertindak sebagai pihak yang mempertemukan pemberi dana (lender) dan peminjam (borrower) memainkan peran yang cukup vital dalam fenomena keuangan digital ini.

Harus diakui bahwa hadirnya perusahaan fintech memberikan kemudahan dana bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat, utamanya bagi masyarakat yang tidak memiliki akses ke perbankan konvensional.

Namun, di tengah kemudahan layanan yang ditawarkan, ada risiko besar yang mengintai di belakang layar.

Korban umumnya dialami masyarakat yang secara literasi keuangan digital kurang memadai. Mereka termakan oleh layanan cepat, efektif, dan transparan, tetapi tidak menyadari dampak dan risikonya.

Sebagai contoh, banyak di antara pengguna pinjol tidak memahami secara utuh skema bunga, denda keterlambatan, maupun risiko akumulasi utang.

Implikasinya, pinjaman yang awalnya kecil tiba-tiba membengkak dalam waktu singkat. Peminjam akhirnya terjebak dalam lingkaran setan: praktik gali lubang tutup lubang demi menutup utang hasil pinjaman.

Apa yang kemudian terjadi adalah, fenomena pinjol mencerminkan dua sisi mata uang. Di satu sisi inklusi keuangan semakin meningkat.

Namun, pada sisi lain potensi kerentanan baru menanti di depan mata. Karenanya, tanpa pengawasan ketat, edukasi yang masif dan mencerahkan, serta penguatan regulasi, pertumbuhan pinjol berisiko membebani kemampuan bayar masyarakat.

Di titik inilah, fenomena pinjol yang semula dianggap jalan pintas untuk permodalan rakyat menjelma menjadi fenomena makro yang dampaknya jauh lebih kompleks.

Dampak terhadap Ekonomi Makro

Dilihat dari implikasi yang ditimbulkan, utang pinjol dapat memberikan dampak terhadap makroekonomi.

Seperti terlihat, akumulasi utang pinjol yang menembus angka Rp101 triliun harus dicermati sebagai potensi risiko sistemik.

Hal ini terutama bila dibarengi dengan tingkat kredit macet yang terus meningkat. Ketika sebagian besar peminjam atau debitur mengalami situasi gagal bayar, maka akan berpengaruh terhadap penurunan kualitas aset lembaga fintech yang memberi pinjaman (kreditur/lender).

Dalam skala makro, kondisi ini dapat memicu krisis kepercayaan terhadap sektor keuangan digital.

Namun, risiko yang jauh lebih besar juga tidak bisa diabaikan, yakni efek domino atau efek rambatan terhadap konsumsi rumah tangga.

Cara menganalisisnya cukup sederhana, ketika masyarakat terjebak utang, maka mereka cenderung mengalokasikan pendapatannya untuk membayar cicilan.

Hal tersebut secara tidak langsung akan mengurangi daya beli. Jadi, penurunan daya beli masyarakat ini berbanding lurus dengan beban pembayaran cicilan atas pinjaman yang mereka lakukan.

Ketika terjadi konsumsi melemah dalam skala luas, maka pertumbuhan ekonomi nasional pun ikut terdampak, sehingga akan mengalami pelambatan pertumbuhan.

Yang menarik, beban utang pinjol masyarakat senilai Rp101 triliun jelas sudah sangat memberi kejutan terhadap APBN. Belum lagi jika ditambah dengan kebutuhan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp335 triliun.

Dengan demikian, jika digabung keduanya, maka angkanya mencapai Rp436 triliun, atau setara 11,35% dari APBN Rp3.842,7 triliun.

Benar bahwa utang pinjol bukan beban langsung negara, namun dampaknya terhadap stabilitas ekonomi dapat berujung pada tekanan fiskal secara tidak langsung.

Ambil contoh, melalui kebutuhan intervensi pemerintah atau penurunan penerimaan pajak akibat melemahnya konsumsi.

Jika dilihat dalam perspektif moneter, maka peningkatan kredit macet di sektor pinjol dapat secara langsung memengaruhi stabilitas sistem keuangan.

Sisi negatifnya, ketika kepercayaan terhadap sektor keuangan menurun akibat membengkaknya utang dan gagal bayar, maka investor bisa menarik dana, mempersempit likuiditas.

Akhirnya, yang terjadi adalah tekanan pada pasar keuangan yang lebih masif. Dalam derajat yang lebih ekstrem, situasi ini dapat memicu pengetatan kredit yang berimbas pada sektor riil.

Sebelum semuanya terlambat, langkah solutif perlu segera diambil. Pertama, perlu penguatan literasi keuangan digital bagi masyarakat.

Kedua, OJK selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pengawasan di sektor jasa keuangan perlu memperketat pengawasan, termasuk dalam hal ini mempercepat pemberantasan pinjol ilegal.

Langkah ketiga yang mungkin tidak mudah dilakukan, namun harus bisa direalisasikan, adalah menghadirkan inovasi skema kredit yang lebih sehat, seperti pembatasan Bunga dan mekanisme restrukturisasi utang yang lebih jelas dan tegas.

Penulis adalah Direktur Eksekutif INISIATOR

INISIATOR Apresiasi Ketegasan Kajati Sumsel Selamatkan Uang Rp1,2 Triliun
INISIATOR Apresiasi Ketegasan Kajati Sumsel Selamatkan Uang Rp1,2 Triliun
Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan
Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan
Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi
Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi
Mama Dabida Dowansiba Gembira, Rumah Mulai Dipasang Dinding Oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Mama Dabida Dowansiba Gembira, Rumah Mulai Dipasang Dinding Oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat
Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bagikan Perlengkapan Sekolah di Distrik Benawa
Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bagikan Perlengkapan Sekolah di Distrik Benawa
Upacara Pembukaan Ujian Nasional SMP di Ujung Timur Indonesia Berlangsung Khidmat Bersama TNI
Upacara Pembukaan Ujian Nasional SMP di Ujung Timur Indonesia Berlangsung Khidmat Bersama TNI
Polsek Menjalin Sosialisasikan Dampak Fenomena El Nino kepada Warga Desa Menjalin
Polsek Menjalin Sosialisasikan Dampak Fenomena El Nino kepada Warga Desa Menjalin
ASYIK! Harmoni Wastra dan Modernitas: Jejak Kreatif Ny. Almira Try Suhandy MS dalam Menembus Batas Mode
ASYIK! Harmoni Wastra dan Modernitas: Jejak Kreatif Ny. Almira Try Suhandy MS dalam Menembus Batas Mode
The Oxygen of Democracy: Why Press Freedom is a Universal Human Right
The Oxygen of Democracy: Why Press Freedom is a Universal Human Right
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
Kemendagri Fasilitasi Penanganan RTLH Barito Utara
Kemendagri Fasilitasi Penanganan RTLH Barito Utara
Dukung Pendidikan Berkualitas, Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Renovasi SD Inpres 62 /Asai
Dukung Pendidikan Berkualitas, Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Renovasi SD Inpres 62 /Asai
Megawati Sebut China Punya Rancangan 200 Tahun Ke depan, Indonesia Masih Poco-Poco
Megawati Sebut China Punya Rancangan 200 Tahun Ke depan, Indonesia Masih Poco-Poco
Presiden Prabowo Subianto Memperingati Hari Buruh Internasional Bersama 400 Ribu Buruh Dari Berbagai Daerah Di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Memperingati Hari Buruh Internasional Bersama 400 Ribu Buruh Dari Berbagai Daerah Di Indonesia
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara Lewat Bantuan Sosial dan Senam Sehat
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara Lewat Bantuan Sosial dan Senam Sehat
TNI Hadir di Segala Kondisi Masyarakat Pedalaman
TNI Hadir di Segala Kondisi Masyarakat Pedalaman
Jejak Langkah Gerakan Pemuda Ansor: Dari Akar Perjuangan Hingga Menjadi Benteng Bangsa
Jejak Langkah Gerakan Pemuda Ansor: Dari Akar Perjuangan Hingga Menjadi Benteng Bangsa
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Lakukan Mitigasi Kemarau Ekstrem 2026, Tinjau Waduk Prijetan dan Galakkan Penghijauan
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Lakukan Mitigasi Kemarau Ekstrem 2026, Tinjau Waduk Prijetan dan Galakkan Penghijauan
Gema Persaudaraan di Tanah Rantau: Catatan Halal Bi Halal dan Pelantikan IKA UNRI Jabodetabek
Gema Persaudaraan di Tanah Rantau: Catatan Halal Bi Halal dan Pelantikan IKA UNRI Jabodetabek
IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat.
IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat.
Dukungan Swiss Menguat: Inisiatif Otonomi Maroko Diakui Sebagai Solusi Paling Kredibel untuk Wilayah Sahara
Dukungan Swiss Menguat: Inisiatif Otonomi Maroko Diakui Sebagai Solusi Paling Kredibel untuk Wilayah Sahara
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Putusan MA Diabaikan, Newcrest Didesak Bayar Rp600 Miliar Hak Pekerja
Putusan MA Diabaikan, Newcrest Didesak Bayar Rp600 Miliar Hak Pekerja
Selama Ribuan Tahun, Minum Air Panas Atau Hangat Dianggap Bermanfaat Oleh Sistem Pengobatan Tradisional China Dan Ayurveda Yang Berasal Dari India.
Selama Ribuan Tahun, Minum Air Panas Atau Hangat Dianggap Bermanfaat Oleh Sistem Pengobatan Tradisional China Dan Ayurveda Yang Berasal Dari India.
Kriminalisasi Wartawan Amir Asnawi: Pembajakan UU Pers dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers
Kriminalisasi Wartawan Amir Asnawi: Pembajakan UU Pers dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Buka Musrenbang RKPD Sumut, Mendagri Tekankan Pentingnya Perencanaan yang Matang
Buka Musrenbang RKPD Sumut, Mendagri Tekankan Pentingnya Perencanaan yang Matang
Berikan Kesempatan Kerja Bagi Siswa, PT Sambu Gruop Seleksi Karyawan di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci
Berikan Kesempatan Kerja Bagi Siswa, PT Sambu Gruop Seleksi Karyawan di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci
Dengan Sambang Dialogis Unit Binmas Polsek Kuala Behe Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Masyarakat
Dengan Sambang Dialogis Unit Binmas Polsek Kuala Behe Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Masyarakat
Di Provinsi Banten Ada Daerah Yang Masih Tertinggal, Di Mana Itu, Daerah Nya Tentunya Ada Di Kabupaten Lebak
Di Provinsi Banten Ada Daerah Yang Masih Tertinggal, Di Mana Itu, Daerah Nya Tentunya Ada Di Kabupaten Lebak
Membedah Dampak Kenaikan BBM
Membedah Dampak Kenaikan BBM
4 Pelaku Curanmor Bersenpi Diringkus Tim Opsnal Gabungan Polsek Jatiuwung dan Polrestro Tangkot
4 Pelaku Curanmor Bersenpi Diringkus Tim Opsnal Gabungan Polsek Jatiuwung dan Polrestro Tangkot
Badan Siber dan Sandi Negara Terima Kunjungan Dubes Slowakia Bahas Kerja Sama Keamanan Siber
Badan Siber dan Sandi Negara Terima Kunjungan Dubes Slowakia Bahas Kerja Sama Keamanan Siber
Dua Pelaku Curanmor Asal Bima NTB Diringkus Tim Opsnal Reskrim Polsek Jatiuwung di Kp Kadu Bitung Curug.
Dua Pelaku Curanmor Asal Bima NTB Diringkus Tim Opsnal Reskrim Polsek Jatiuwung di Kp Kadu Bitung Curug.

Ridwan Onchy

Kuli Halal

twitter facebookgoogle-plus
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat
Mama Dabida Dowansiba Gembira, Rumah Mulai Dipasang Dinding Oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Mama Dabida Dowansiba Gembira, Rumah Mulai Dipasang Dinding Oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari

Tuliskan Komentar AndaBatalkan balasan


Logo
Logo Radar Nusantara

Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved
facebook twitter youtube instagram github-circle
Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×