Skip to content

Logo Kma
  • Berita Terbaru
  • Kma
  • Shop
  • Kma Id
  • Kma Pay
  • Earn
  • Poin
  • Buat Konten
  • Akun Saya
Login Register

Kma Artikel Perlukah Capre Dan Cawapres Datang Ke Acara Debat, Yang Dibuat Oleh Selain KPU?

Perlukah Capre Dan Cawapres Datang Ke Acara Debat, Yang Dibuat Oleh Selain KPU?

Dilihat: 218
Radar Nusantara November 29, 2023 November 29, 2023 Leave a comment on Perlukah Capre Dan Cawapres Datang Ke Acara Debat, Yang Dibuat Oleh Selain KPU?
0
0
4 min read 783 words 12 views
Perlukah Capre Dan Cawapres Datang Ke Acara Debat, Yang Dibuat Oleh Selain KPU?
 
watermark


Oleh: Denny JA



Jika KPU yang mengundang debat capres dan debat cawapres tentu saja capres dan cawapres itu wajib, kudu,  dan harus menghadirinya.  Mereka harus berdebat, lebih karena itu disyaratkan.


Tapi jika yang mengundang untuk debat capres  atau cawapres bukan KPU, haruskah capres dan cawapres itu memenuhinya?  Baik undangan debat dari media besar,  dari kampus, dari Civil Society ataupun dari berbagai kelompok kepentingan, perlu hadirkah para capres/cawapres ini?



Pertanyaan  itu muncul setelah membaca berita. Media  mengabarkan, WALHI mengundang tiga capres untuk berdebat. Namun  hanya Anies Baswedan yang datang.  Dua capres lainnya absen.


Media lain memberitakan Muhammadiyah   mengundang capres dan cawapres untuk berdebat. Tapi dalam momen ini Gibran tidak datang. Ia mengatakan berbagi tugas datang ke tempat lain, dalam momen  yang sama.


Kita mulai dengan data. KPU sudah merumuskan akan menyelenggarakan  lima kali debat capres  atau cawapres selama masa kampanye. Tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres.


Lama  masa kampanye ternyata hanya 75 hari,  dimulai tanggal 28 November 2023 sampai 10 Februari  2024. Selama 75 hari kampanye akan ada lima kali debat.


Berarti,  rata-rata setiap 15 hari akan ada debat capres atau debat cawapres. Ini jadwal yang sudah cukup padat untuk acara berdebat.  Juga sudah banyak materi dikupas dalam perdebatan ini.


Maka ada tiga perhitungan apakah capres dan cawapres perlu datang atau tidak jika ada debat capres atau debat cawapres  yang diselenggarakan oleh pihak lain, di luar KPU.


Pertama,  pertimbangan strategis. Jika bukan kalangan terpelajar yang saat ditargetkan untuk dimenangkan oleh pasangan capres itu,  maka dengan sendirinya undangan perdebatan capres dan cawapres itu tak perlu dipenuhi.


Debat capres/cawapres diminati lebih oleh kalangan terpelajar, yang jumlahnya 10 persen saja dari populasi pemilih. Sementara populasi pemilih wong cilik tak menikmati debat capres/cawapres. Padahal jumlah populasi wong cilik ini lima kali lebih besar ketimbang kalangan terpelajar.


Waktu yang ada lebih baik digunakan  untuk datang ke kelompok  yang lebih ditargetkan. Misalnya,  Gibran Rakabuming Raka lebih baik menghabiskan waktunya untuk berjumpa  blusukan dengan pemilih di kantong-kantong wong cilik, ketimbang misalnya hadir dalam debat capres/cawapres.


Wong  cilik itu segmen yang lebih besar, yang lebih strategis dan efektif dijangkau oleh Gibran. Kelebihan Gibran ada pada pendekatannya yang otentik pada wong cilik ini, bukan pada wacana dan debat gagasan.


Bukankah suara 1 profesor dalam kotak suara memiliki nilai yang sama dengan suara 1 petani tamatan SD?


Kedua, pertimbangan hadir atau absen dalam debat capres/cawapres adalah menghindari resiko penurunan dukungan elektabilitas. Acapkali kali ini terjadi di banyak negara. 


Pasangan  capres atau cawapres yang sudah sangat populer sekali sebagai front runner, memimpin sementara dukungan publik berdasarkan survei yang kredibel,  mereka justru menghindari hadir dalam perdebatan yang bukan dilakukan oleh lembaga resmi, sejenis KPU.


Dalam perdebatan capres/cawapres yang cepat, selalu mungkin salah ucap, tak siap menjawab serangan yang tak terduga, terpancing emosi, dan lain sebagainya.


Kesalahan ini segera diviralkan dan disebarkan seluasnya oleh pihak kompetitor dan sompatisannya. Kesalahan itu dapat dikapitalisasi semasif mungkin.


Sebaliknya,  pasangan capres atau cawapres yang sedang berada di posisi underdog justru umumnya memanfaatkan berbagai undangan debat capes atau cawapres. 


Jika beruntung bisa menang telak dalam perdebatan terhadap pasangan capres/cawapres favorit, itu menjadi medium paling mudah bagi pasangan underdog untuk menaikkan elektabiltas.


Wajar jika Prabowo- Gibran yang kini sedang berada di puncak elektabilitas menghindari debat capres/cawapres yang bukan dibuat oleh KPU. Sebaliknya, Anies/Muhaimin yang sedang dalam posisi underdog justru lebih rajin menghadiri perdebatan capres/cawapres.


Ketiga, kini hadir medium lain bagi capres/cawapres untuk menyampaikan gagasan, yang kurang beresiko. Misalnya, pidato atau wawancara yang lebih diatur dan direkam sebelumnya. 


Medium ini bisa diedit dan diperbaiki terus menerus sebelum dilemparkan ke publik. Efek pidato dan wawancara yang dikemas juga tak kalah hebatnya.


Lebih mendasar dari itu, kompetisi menjadi presiden dan wakil presiden memang bukanlah  lomba berdebat semata. Banyak kasus mereka yang kuat dalam gagasan dan wacana, yang hebat dalam oratory bicara, tapi bukan man of action.  Begitu pula sebaliknya.


Hadir dan tidak hadir memenuhi undangan berdebat yamg diselenggarakan oleh aneka lembaga  selain KPU, bukan masalah menghormati atau tak menghormati pihak pengundang. Tapi itu semata pertimbangan strategis berdasarkan perhitungan elektoral.

Saat Loyalis Kehabisan Panggung: Narasi Riza Fakhrumi Tahir Dinilai Merusuh Jelang Musda Golkar Sumut
Saat Loyalis Kehabisan Panggung: Narasi Riza Fakhrumi Tahir Dinilai Merusuh Jelang Musda Golkar Sumut
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal 1 Tahun 2026
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal 1 Tahun 2026
Mendagri Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang
Mendagri Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
Inilah Permintaan Terakhir Soeharto Sebelum Wafat, SBY Sampai Harus Dilibatkan
Inilah Permintaan Terakhir Soeharto Sebelum Wafat, SBY Sampai Harus Dilibatkan
KUHP Baru Berlaku 2 Januari 2026, Penghinaan Presiden Dan Lembaga Negara Terancam Pidana
KUHP Baru Berlaku 2 Januari 2026, Penghinaan Presiden Dan Lembaga Negara Terancam Pidana
Bupati Aceh Tamiang Tetapkan Penerima Bantuan Stimulan Rumah Rusak Tahap I, Pastikan Pendataan Terus Berlanjut
Bupati Aceh Tamiang Tetapkan Penerima Bantuan Stimulan Rumah Rusak Tahap I, Pastikan Pendataan Terus Berlanjut
dr. Adji Suprajitno, Dokter Pribadi Presiden Soeharto di Pusaran Sengketa Tanah Kemang
dr. Adji Suprajitno, Dokter Pribadi Presiden Soeharto di Pusaran Sengketa Tanah Kemang
Denda Damai: Paradigma Baru Pemberantasan Korupsi?
Denda Damai: Paradigma Baru Pemberantasan Korupsi?
Perkembangan Distribusi Bantuan dan Logistik bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Tiga Provinsi
Perkembangan Distribusi Bantuan dan Logistik bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Tiga Provinsi
Panglima TNI Soal Pengibaran Bulan Bintang: Saya Akan Tindak Tegas!
Panglima TNI Soal Pengibaran Bulan Bintang: Saya Akan Tindak Tegas!
Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Implementasikan Instruksi Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, Polsek Helvetia Bakar Barak Barak Narkoba di Kelambir Lima
Implementasikan Instruksi Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, Polsek Helvetia Bakar Barak Barak Narkoba di Kelambir Lima
Konstelasi Politik Global: Ekosistem Demokrasi di Era Digitalisasi (5.0)
Konstelasi Politik Global: Ekosistem Demokrasi di Era Digitalisasi (5.0)
Ketika Dapur Gizi Hadir di Tengah Banjir Sumatera
Ketika Dapur Gizi Hadir di Tengah Banjir Sumatera
Instruksi Kapolri: Wakapolri Tegaskan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera
Instruksi Kapolri: Wakapolri Tegaskan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera
Misi Kemanusiaan Akhir Tahun: Wakapolri Lepas Ribuan Personel Brimob, dan Kirim Bantuan 7.598 Ton Logistik Bencana Sumatera
Misi Kemanusiaan Akhir Tahun: Wakapolri Lepas Ribuan Personel Brimob, dan Kirim Bantuan 7.598 Ton Logistik Bencana Sumatera
Tito Karnavian Tekankan Kreativitas dan Kemandirian Fiskal dalam RKAT Unsri 2026
Tito Karnavian Tekankan Kreativitas dan Kemandirian Fiskal dalam RKAT Unsri 2026
Mendagri Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak dan Lokasi Pembangunan HuntapRilis Pers Puspen Kemendagri
Mendagri Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak dan Lokasi Pembangunan HuntapRilis Pers Puspen Kemendagri
Mendagri Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak dan Lokasi Pembangunan Huntap
Mendagri Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak dan Lokasi Pembangunan Huntap
Ketuk Hati Kepala Daerah, Mendagri Tito: Bantu Saudara Kita di Sumatera yang Kena Bencana
Ketuk Hati Kepala Daerah, Mendagri Tito: Bantu Saudara Kita di Sumatera yang Kena Bencana
Revitalisasi NDP HMI dalam Konteks Politik Islam di Era Disrupsi
Revitalisasi NDP HMI dalam Konteks Politik Islam di Era Disrupsi
Polres Sumedang Bersama Forkopimda Monitoring Stok dan Harga Bapokting Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Polres Sumedang Bersama Forkopimda Monitoring Stok dan Harga Bapokting Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Mendagri dan Menko PMK Bahas Kebutuhan Masyarakat Aceh Tamiang dan Aceh Timur Pascabencana
Mendagri dan Menko PMK Bahas Kebutuhan Masyarakat Aceh Tamiang dan Aceh Timur Pascabencana
Kunjungi Aceh Tamiang, Mendagri Tito Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Bencana
Kunjungi Aceh Tamiang, Mendagri Tito Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Bencana
Sinergi Kementrans-Kemenkop, Viva Yoga: Hadirnya Koperasi di Kawasan Transmigrasi Meningkatkan Aktivitas Ekonomi
Sinergi Kementrans-Kemenkop, Viva Yoga: Hadirnya Koperasi di Kawasan Transmigrasi Meningkatkan Aktivitas Ekonomi
Panglima Kodam I/Bukit Barisan berserta rombongan tinjau Jembatan Super Compact 200 tipe 1-1 Yang selesai dibangun oleh Yonzipur 11/DW dan PU
Panglima Kodam I/Bukit Barisan berserta rombongan tinjau Jembatan Super Compact 200 tipe 1-1 Yang selesai dibangun oleh Yonzipur 11/DW dan PU
Hampir Setahun Muslim Syah Margolang Buron, Kejati Sumut Didesak Ambil Alih Pengawasan dan Percepat Penangkapan DPO Korupsi Disdik Batu Bara.
Hampir Setahun Muslim Syah Margolang Buron, Kejati Sumut Didesak Ambil Alih Pengawasan dan Percepat Penangkapan DPO Korupsi Disdik Batu Bara.
Kedisiplinan ASN PUPR Dipertanyakan, Laskar NKRI Dorong Pemeriksaan BKPSDM
Kedisiplinan ASN PUPR Dipertanyakan, Laskar NKRI Dorong Pemeriksaan BKPSDM
Radar Daerah, Trending, Radar Nusantara, Berita, Radar Nasional, Politik, Radar Ekonomi, Radar Teknologi
Radar Daerah, Trending, Radar Nusantara, Berita, Radar Nasional, Politik, Radar Ekonomi, Radar Teknologi
“SATMA AMPI Madina: Mafia Tambang Rantobi Mengelabui Publik, Siang Pura-pura Tutup Malam Gas Alat Berat”
“SATMA AMPI Madina: Mafia Tambang Rantobi Mengelabui Publik, Siang Pura-pura Tutup Malam Gas Alat Berat”
Diseminasi Penelitian TEP, Wamen Viva Yoga: Potensi Ekonomi Kawasan Transmigrasi Harus Dimanfaatkan  
Diseminasi Penelitian TEP, Wamen Viva Yoga: Potensi Ekonomi Kawasan Transmigrasi Harus Dimanfaatkan  
Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda di Tanah Papua Pentingnya Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda di Tanah Papua Pentingnya Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
HUT Ke-47 FKPPI Sederhana Tapi Bermakna, H Buyung: Momentum Memperkokoh Soliditas
HUT Ke-47 FKPPI Sederhana Tapi Bermakna, H Buyung: Momentum Memperkokoh Soliditas
Mendagri Tito Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sumbar
Mendagri Tito Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sumbar
Kemendagri Monitor Pengiriman Bantuan 101.000 Lembar Pakaian Untuk Korban Bencana di Aceh
Kemendagri Monitor Pengiriman Bantuan 101.000 Lembar Pakaian Untuk Korban Bencana di Aceh
Mendagri Tito Dampingi Presiden Tinjau Sejumlah Titik Wilayah Terdampak Bencana di Sumbar
Mendagri Tito Dampingi Presiden Tinjau Sejumlah Titik Wilayah Terdampak Bencana di Sumbar

Radar Nusantara

Media Online

twitter facebookgoogle-plus
Apakah Kalian Sadar Bahwa Kebangkitan Nusantara Sedang Terjadi Saat Ini, Ataukah Kalian Sudah Bisa Merasakannya,.!? Apakah Kalian Sadar Bahwa Kebangkitan Nusantara Sedang Terjadi Saat Ini, Ataukah Kalian Sudah Bisa Merasakannya,.!?
Gokilll Terobosan Baru Dari QRIS, Bisa Di Pake Bayar Di Singapura Guys,.!? Gokilll Terobosan Baru Dari QRIS, Bisa Di Pake Bayar Di Singapura Guys,.!?

Tuliskan Komentar AndaBatalkan balasan


Logo
Logo Radar Nusantara

Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved
facebook twitter youtube instagram github-circle
Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×