πŸ” πŸ›’ Login
Artikel
Artikel
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Bisnis, Barang dan Jasa
Bisnis, Barang dan Jasa
Budaya
Budaya
Edukasi
Edukasi
Ekonomi
Ekonomi
Gaya Hidup
Gaya Hidup
Hiburan
Hiburan
Iklan
Iklan
Inovasi & Teknology
Inovasi & Teknology
Internasional
Internasional
Kegiatan Sosial
Kegiatan Sosial
Kesehatan
Kesehatan
Lingkungan
Lingkungan
News
News
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Produk
Produk
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Teknologi
Teknologi
Tindak Kriminal
Tindak Kriminal
TNI & Polri
TNI & Polri
Travel
Travel
Tutorials
Tutorials
Video
Video
Mendagri Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sumbar, Himpun Masukan Percepatan Penanganan Pascabencana
Ridwan Onchy
0 Views
Dipublikasikan: 13 Jan 2026

Radar Nusantara, Padang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan kepala daerah se-Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk menghimpun berbagai masukan terkait percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia menjelaskan, pemerintah pusat sejak awal telah melakukan mobilisasi nasional untuk menangani dampak bencana termasuk di Provinsi Sumbar. Mobilisasi ini melibatkan TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta seluruh unsur pemerintah daerah (Pemda).

Ia mengatakan, saat ini pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumbar. Mendagri kemudian ditugaskan Presiden menjadi Ketua Satgas tersebut. Sejak awal ditugaskan, ia telah melakukan konsolidasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk memetakan kondisi masing-masing kabupaten/kota terdampak dengan melibatkan daerah.

β€œMemang we have to start from problem. Kita harus lihat dari peta. Makin akurat permasalahan, akan makin baik kita membuat strategi untuk menangani itu,” jelas Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Provinsi Sumbar di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Kota Padang, Selasa (13/1/2026).

Ia menyebutkan, dari data awal, sebanyak 16 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar terdampak bencana. Namun, berdasarkan hasil rapat dan pemantauan melalui dashboard kebencanaan serta rapat koordinasi intensif, kondisi pemerintahan kabupaten/kota di Sumbar secara umum telah kembali berjalan. Karena itu, dirinya mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Sumbar termasuk pihak terkait yang dinilai cepat melakukan pemulihan.

β€œIndikator-indikator di Sumatera Barat relatif kami kira cukup menggembirakan. Kenapa? Karena semua pemerintahannya dari 16 yang terdampak ini, kita lihat hampir semuanya hijau pemerintah kaupatennya,” jelasnya.

Namun, dalam rapat tersebut, Mendagri kembali memastikan berbagai indikator pemulihan mulai dari jalannya pemerintahan, layanan publik dasar, akses jalan, aktivitas ekonomi, hingga ketersediaan kebutuhan vital masyarakat seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), listrik, air bersih, internet, dan gas LPG. Ia menjelaskan, masukan detail dari daerah menjadi sangat krusial agar pemerintah pusat dapat bergerak tepat sasaran.

β€œKita ingin detail titiknya. Terutama di R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana) itu, disampaikan. Sehingga kita nanti bisa menyampaikan kepada pemerintah pusat, nih, Menteri PU (Pekerjaan Umum) ini, Menteri Kesehatan ini … biar semua bergerak,” jelasnya.

Melalui forum tersebut, Mendagri juga mengidentifikasi sejumlah kabupaten di Sumbar yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam percepatan pemulihan, di antaranya Kabupaten Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan. Masukan dari kepala daerah di wilayah tersebut akan menjadi pembahasan dalam rapat Satgas di tingkat nasional.

β€œYang belum-belum pulih itu kita kendalikan lagi, secepat mungkin kita keroyok rame-rame,” tandasnya.

Sebagai informasi, forum tersebut merupakan agenda lanjutan Mendagri dalam menghimpun berbagai masukan dari daerah-daerah terdampak. Sebelumnya, Mendagri juga memimpin forum serupa baik dengan kepala daerah se-Provinsi Aceh maupun Sumut.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumbar, bupati/wali kota se-Provinsi Sumbar, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

Video Lainnya

πŸ›οΈ Produk Terbaru

Lihat Semua →

πŸŽ“ Kursus & Kelas Terbaru

Lihat Semua →
Lagu Mantap πŸ“š Semua Tingkat

Lagu Mantap

πŸ‘¨β€πŸ« Instruktur: kma
🔴 LIVE: Getar-Getar Cinta πŸ“š Semua Tingkat

🔴 LIVE: Getar-Getar Cinta

πŸ‘¨β€πŸ« Instruktur: Ridwan Onchy
🔴 LIVE: Getar-Getar Cinta πŸ“š Semua Tingkat

🔴 LIVE: Getar-Getar Cinta

πŸ‘¨β€πŸ« Instruktur: Ridwan Onchy
πŸ“š Semua Tingkat

Belum selesai

πŸ‘¨β€πŸ« Instruktur: kma
πŸ“š Semua Tingkat

mantap jiwa ketua part 1

πŸ‘¨β€πŸ« Instruktur: kma
πŸ“š Semua Tingkat

mantap jiwa ketua

πŸ‘¨β€πŸ« Instruktur: kma

🏒 Direktori Bisnis Terbaru

Lihat Semua →
Konten Lainnya