Skip to content

Logo Kma
  • Berita Terbaru
  • Kma
  • Shop
  • Kma Id
  • Kma Pay
  • Earn
  • Poin
  • Buat Konten
  • Akun Saya
Login Register

Kma Opini Agak Laen, IHSG Anjlok

Agak Laen, IHSG Anjlok

Dilihat: 1,709,979
Ridwan Onchy Februari 1, 2026 Februari 2, 2026 Leave a comment on Agak Laen, IHSG Anjlok
999830
3
5 min read 817 words 57 views

Oleh: Dahlan Iskan
Minggu 01-02-2026

Radar Nusantara, Bandung – Black Weekend. Panik. Serbasalah. Weekend kali ini agak lain. Bulan pertama tahun 2026 ternyata harus ditutup dengan kisah sedih di akhir minggu.

Dimulai hari Rabu: indeks harga saham gabungan (IHSG) turun lebih tujuh persen. Begitu besarnya sampai perdagangan saham dihentikan. Kamis masih juga jeblok. Pun setelah perdagangan dihentikan lagi. Total turun lebih delapan persen: ditutup di angka Rp8.300.

Sebenarnya angka itu masih di atas harga saat Prabowo dilantik sebagai presiden. Tapi anjlok begitu dalam memang menjadi drama yang menegangkan.

Siapa pun akan panik: bagaimana cara menyelamatkannya. Wajah Presiden Prabowo seperti ditampar terang-terangan di atas panggung dunia.

Saya bisa bayangkan betapa marah Presiden Prabowo. Tapi saya tidak bisa membayangkan apakah cukup kalau hanya handphone yang harus dilempar.

Tapi, dalam hal ini, siapa yang harus dilempar sesuatu?

Dari respons petinggi Danantara terlihat tudingan utama terarah ke regulator. Misalnya seperti yang diucapkan Pandu Syahrir, CIO Danantara.

“Katakanlah ada yang goreng-goreng saham. Jangan pemainnya yang disalahkan. Tidak ada gunanya,” ujar Pandu di Prasasti Economic Forum 2026 di Jakarta. “Pemain hanya memanfaatkan peluang yang tersedia,” tambahnya.

Berkali-kali Pandu menyebut regulator yang sangat lambat berbenah diri. “Kan sudah diingatkan sejak tiga atau empat bulan lalu,” kata Pandu. “Sudah diingatkan berkali-kali. Akhirnya beneran terjadi,” katanya.

Lalu panik. Tidak ada gunanya lagi.

Tanda kepanikan pertama terlihat dari keluarnya peraturan dari pemerintah: dana asuransi boleh lebih banyak dipakai membeli saham. Boleh sampai 20 persen. Dulunya dana asuransi amat dibatasi: hanya boleh lima persen yang dipakai main saham.

Tujuan perubahan peraturan itu bisa dibaca dengan jelas: agar indeks harga saham bisa dinaikkan lagi. Artinya: asuransi diminta memborong saham di bursa. Mumpung harga turun.

Tentu yang diincar adalah BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja. Di situlah yang punya dana ratusan triliun rupiah. Kelihatannya masuk akal. Dana asing yang meninggalkan bursa digantikan dana asuransi dalam negeri. Asuransi juga bisa untung karena harga saham lagi turun. Lalu harga saham bisa naik lagi.

Tapi itu dibaca negatif oleh pasar. Itu justru membahayakan asuransi. Kok tidak belajar dari bencana yang menimpa Asabri dan Jiwasraya: uang asuransi bisa ludes lagi di pasar modal.

Bukan itu yang diperlukan pasar global. Lembaga pemeringkat pasar modal Morgan Stanley Capital International (MSCI) sudah merinci apa yang harus diubah di Bursa Efek Indonesia: empat hal saja. Tidak ingin ada pertolongan seperti dari dana asuransi seperti itu.

Empat hal yang diminta MSCI itu Anda sudah hafal: perbaikan transparansi data, persentase saham yang dijual bebas, keterbukaan struktur kepemilikan saham di pasar modal, dan tata kelola pasar modal yang lebih baik.

MSCI sangat toleran: memberi waktu sampai Mei depan. Setelah itu barulah MSCI akan mengevaluasi BEI lagi: ada perbaikan yang nyata atau tidak. Kalau tidak maka BEI akan diturunkan kelasnya: ke kelas terbawah –setara dengan bursa di beberapa negara kecil di Afrika. Di Asia kita menjadi sekelas dengan Bangladesh dan Sri Lanka.

Kelas itu disebut sebagai ”kelas Frontier”. Pemula. Padahal selama ini BEI sudah berada di kelas Emerging. Di atas emerging barulah kelas Developed.

Turun kelas itu belum pasti. Bisa saja tidak. Asal kita melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Dan lagi MSCI bukan satu-satunya lembaga pemeringkat. Belum tentu dua lembaga serupa setuju dengan MSCI.

Sebenarnya regulator masih punya waktu. Bahwa kemarin-kemarin seperti mengabaikan peringatan itu, tinggal cepat-cepat bangun dan berarti.

Tak disangka yang terjadi justru kepanikan yang meluas.

Kita tentu tidak tahu seberapa seru saling menyalahkan di lingkungan pemerintah –kalau ada. Seberapa keras kata-kata yang terucapkan –kalau ada. Seberapa banyak benda yang melayang –kalau ada.

Yang jelas Jumat sore muncul pernyataan Mahendra Siregar, ketua Otoritas Jasa Keuangan: ia mengundurkan diri. Disusul oleh Iman Rachman, dirut PT BEI. Ditambah lagi dua pimpinan OJK lainnya.

Maka akhir pekan ini terlihat betapa kalut di elite negara ini. Awalnya saya mengira turunnya harga saham itu disikapi dengan tenang: begitulah perilaku pasar modal. Lalu, dengan pikiran tenang, dicari jalan keluarnya. Tentu hasilnya tidak bisa instan tapi fondasinya sudah diperbaiki.

Dengan pengunduran diri masal itu persoalan kian rumit. Bisa hancur sampai fondasinya. Mengganti ketua OJK perlu prosedur yang panjang. Memakan waktu. Sampai lewat fit and proper test di DPR.

Lalu harus bagaimana mengatasi krisis saham di hari libur seperti ini secara cepat.

Jelaslah bahwa krisis harga saham muncul setelah lembaga pemeringkat asing, MSCI, mengeluarkan rapor merah untuk BEI. Lengkap dengan ancaman akan diturunkan kelasnya.

Betapa fakta itu kian menampar Presiden Prabowo: begitu sering Prabowo menghujat asing dan antek asing di pidato-pidato garangnya. Tiba-tiba ini ada asing yang terang-terangan menjatuhkan pasar modal Indonesia.

Maka Sabtu kemarin –dan Minggu hari ini– bola panas mondar-mandir liar di Jakarta. Di saat perdagangan bursa libur dua hari serangkaian ”kebakaran” terjadi di pasar modal Jakarta.

Ini adalah Sabtu-Minggu yang sangat menentukan. Hasilnya: baru bisa kita lihat Senin pagi besok. Seperti apa pasar merespons langkah di dua hari libur ini.

Menunggu pembukaan perdagangan saham Senin besok adalah momentum yang lebih mendebarkan dari bagaimana menemukan pembunuh anak wali kota dalam film terlaris Agak Laen: Menyalak Pantiku! (Dahlan Iskan)

Ket Foto: (ILUSTRASI IHSG Rontok, Permainan atau Mekanisme Pasar)

Satgas PRR Catat 97% SPBU di Wilayah Terdampak Bencana Telah Beroperasi
Satgas PRR Catat 97% SPBU di Wilayah Terdampak Bencana Telah Beroperasi
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Kolaborasi Masyarakat Meriahkan Perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Kolaborasi Masyarakat Meriahkan Perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor
Kembangkan Potensi Ekonomi Bolsel, Wamen Viva Yoga Dorong Timur Tengah Ideal Jadi Kawasan Transmigrasi
Kembangkan Potensi Ekonomi Bolsel, Wamen Viva Yoga Dorong Timur Tengah Ideal Jadi Kawasan Transmigrasi
Berbagi Alkitab, Satgas Yonif 521/DY Pererat Silaturahmi di Kampung Wekolani
Berbagi Alkitab, Satgas Yonif 521/DY Pererat Silaturahmi di Kampung Wekolani
Pangdam I/BB Serahkan Randis Dukungan Kemhan RI dan Sosialisasikan Insinerator
Pangdam I/BB Serahkan Randis Dukungan Kemhan RI dan Sosialisasikan Insinerator
Ketika Kepekaan Kepemimpinan Kepala Daerah Diuji, Pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar untuk Gubernur Kalimantan Timur memicu sorotan tajam.
Ketika Kepekaan Kepemimpinan Kepala Daerah Diuji, Pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar untuk Gubernur Kalimantan Timur memicu sorotan tajam.
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Program Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh di Kubu Raya
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Program Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh di Kubu Raya
Lantik 64 Pejabat, Sekjen Kemendagri Tekankan Semangat Baru dan Kontribusi Terbaik
Lantik 64 Pejabat, Sekjen Kemendagri Tekankan Semangat Baru dan Kontribusi Terbaik
Internasioanal – Timur Tengah Memanas, Selat Hormuz Ditutup ( Jepang: MIliki Cadangan Minyak Hanya 254 Hari, sementara Bahlil: Indonesia Cadangan BBM Masih Cukup Untuk 20 Hari)
Internasioanal – Timur Tengah Memanas, Selat Hormuz Ditutup ( Jepang: MIliki Cadangan Minyak Hanya 254 Hari, sementara Bahlil: Indonesia Cadangan BBM Masih Cukup Untuk 20 Hari)
Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Musrenbang Otsus Kabupaten/Kota di Papua Harus Tuntas Maret 2026
Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Musrenbang Otsus Kabupaten/Kota di Papua Harus Tuntas Maret 2026
IMO-Indonesia Minta Pemerintah segera Ambil Sikap soal Serangan Israel-AS ke Iran
IMO-Indonesia Minta Pemerintah segera Ambil Sikap soal Serangan Israel-AS ke Iran
Pangkoarmada II Dianugerahi German Sport Medal, Apresiasi Dedikasi dalam Misi UNIFIL
Pangkoarmada II Dianugerahi German Sport Medal, Apresiasi Dedikasi dalam Misi UNIFIL
Viral Lagi! Kembar Tunarungu Sampaikan Pesan Haru”Kami Sudah Bekerja, Makasih Doanya!”
Mereka Tak Menyerah, Matahari Membuka Jalan: “Inspirasi Kembar Tunarungu yang Menggetarkan”
Mereka Tak Menyerah, Matahari Membuka Jalan: “Inspirasi Kembar Tunarungu yang Menggetarkan”
Video Dapur Simaninggir Viral, Karat di Area Cuci Ompreng Disorot; LPA Madina Minta Audit Menyeluruh
Video Dapur Simaninggir Viral, Karat di Area Cuci Ompreng Disorot; LPA Madina Minta Audit Menyeluruh
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BERHASIL UNGKAP KASUS PENGIRIMAN 1.907,2 GRAM EKSTASI
BNN BERSAMA BEA DAN CUKAI BERHASIL UNGKAP KASUS PENGIRIMAN 1.907,2 GRAM EKSTASI
Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Raih Penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026
Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Raih Penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026
Mendagri Dorong Integrasi Hulu–Hilir, Pengelolaan Sampah Tak Bisa Parsial
Mendagri Dorong Integrasi Hulu–Hilir, Pengelolaan Sampah Tak Bisa Parsial
Kajati Aceh Dampingi Wakil Menteri Pan-RB Tinjau Pelayanan Publik Kabupaten Aceh Tamiang Pasca Bencana Hidrometeorologi
Kajati Aceh Dampingi Wakil Menteri Pan-RB Tinjau Pelayanan Publik Kabupaten Aceh Tamiang Pasca Bencana Hidrometeorologi
Sinergitas TNI–POLRI, Satgas Yonif 521/DY Karya Bhakti Tangani Tanah Longsor di Distrik Kelila
Sinergitas TNI–POLRI, Satgas Yonif 521/DY Karya Bhakti Tangani Tanah Longsor di Distrik Kelila
Wamendagri Ribka Haluk: Dana Otsus 2026 Triwulan I Sudah Tersalurkan ke 16 Daerah di Papua
Wamendagri Ribka Haluk: Dana Otsus 2026 Triwulan I Sudah Tersalurkan ke 16 Daerah di Papua
Terima Yayasan Sukun, Wamen Viva Yoga: Sukun Komoditas dan Tanaman Pangan Masa Depan
Terima Yayasan Sukun, Wamen Viva Yoga: Sukun Komoditas dan Tanaman Pangan Masa Depan
Pendataan Bantuan untuk Penyintas Bencana Sumatera Bakal Dipercepat
Pendataan Bantuan untuk Penyintas Bencana Sumatera Bakal Dipercepat
Dinamika Politik Sidoarjo Memanas, Isu Ketidakharmonisan Bupati dan Wakil Bupati Jadi Sorotan
Dinamika Politik Sidoarjo Memanas, Isu Ketidakharmonisan Bupati dan Wakil Bupati Jadi Sorotan
Buntut Konten “Anak Jadi WNA” Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP dan Tuntut Pengembalian Dana
Buntut Konten “Anak Jadi WNA” Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP dan Tuntut Pengembalian Dana
Ketum FABEM Zainuddin Arsyad Ajak Pemuda ASEAN Jaga Stabilitas Politik Kawasan di Tengah Geopolitik Dunia yang Memanas
Ketum FABEM Zainuddin Arsyad Ajak Pemuda ASEAN Jaga Stabilitas Politik Kawasan di Tengah Geopolitik Dunia yang Memanas
Kabar Terbaru Calon Kapal Induk Pertama RI, TNI AL Mulai Siapkan Awak
Kabar Terbaru Calon Kapal Induk Pertama RI, TNI AL Mulai Siapkan Awak
Fabem Dukung Langkah Kapolri Perintahkan Divpropam Gelar Tes Urine Serentak, Seluruh Polisi Se-Indonesia Diperiksa
Fabem Dukung Langkah Kapolri Perintahkan Divpropam Gelar Tes Urine Serentak, Seluruh Polisi Se-Indonesia Diperiksa
Isolasi Digital Di Rusia: Dampak Mengerikan Bagi 100 Juta Orang Setelah Whatsapp Resmi Hentikan Layanannya
Isolasi Digital Di Rusia: Dampak Mengerikan Bagi 100 Juta Orang Setelah Whatsapp Resmi Hentikan Layanannya
Wamen Viva Yoga Dorong Kawasan Transmigrasi Sebagai Sentra Pertumbuhan UMKM
Wamen Viva Yoga Dorong Kawasan Transmigrasi Sebagai Sentra Pertumbuhan UMKM
Ciptakan Lingkungan Sekolah Bersih, Satgas Yonif 521/DY Gelar Karya Bakti di SDN Muaranawa, Distrik Airu
Ciptakan Lingkungan Sekolah Bersih, Satgas Yonif 521/DY Gelar Karya Bakti di SDN Muaranawa, Distrik Airu
Kasatgas Tito Ikuti Buka Bersama dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan kepada Masyarakat Lhokseumawe
Kasatgas Tito Ikuti Buka Bersama dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan kepada Masyarakat Lhokseumawe
Sehatkan BUMD, Penguatan Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Jadi Langkah Strategis
Sehatkan BUMD, Penguatan Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Jadi Langkah Strategis
Rumah Untuk Rakyat: Bantuan yang Terkendala Ketidakhadiran Negara
Rumah Untuk Rakyat: Bantuan yang Terkendala Ketidakhadiran Negara
“Islam Identik Dengan Terorisme Hanyalah Permainan Politik Amerika, Karena Mereka Butuh Musuh Agar Industri Persenjataannya Berputar. Kami Rusia Tidak Pernah Menganggap Muslim Adalah Masalah”
“Islam Identik Dengan Terorisme Hanyalah Permainan Politik Amerika, Karena Mereka Butuh Musuh Agar Industri Persenjataannya Berputar. Kami Rusia Tidak Pernah Menganggap Muslim Adalah Masalah”
Pengadu Belum Dipanggil, Kejari Madina Tegaskan Kades Hanya Diundang Klarifikasi Dana Desa Hutabangun Jae
Pengadu Belum Dipanggil, Kejari Madina Tegaskan Kades Hanya Diundang Klarifikasi Dana Desa Hutabangun Jae
Babinsa Bantu Kerja Bakti Pengelupasan Aspal, Persiapan Pengecoran Jalan
Babinsa Bantu Kerja Bakti Pengelupasan Aspal, Persiapan Pengecoran Jalan
Tidak Lupakan Tradisi, Warga Dan TNI Menggelar Kenduren Sambut Bulan Ramadhan Dilokasi TMMD 127
Tidak Lupakan Tradisi, Warga Dan TNI Menggelar Kenduren Sambut Bulan Ramadhan Dilokasi TMMD 127

Ridwan Onchy

Kuli Halal

twitter facebookgoogle-plus
Hati Saya Dipenuhi Syukur dan Terima Kasih kepada Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan Hati Saya Dipenuhi Syukur dan Terima Kasih kepada Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan
Bocor! Petinggi OJK Diultimatum: Mundur atau Ditangkap? Bocor! Petinggi OJK Diultimatum: Mundur atau Ditangkap?

Tuliskan Komentar AndaBatalkan balasan


Logo
Logo Radar Nusantara

Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved
facebook twitter youtube instagram github-circle
Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×