Skip to content

Logo Kma
  • Berita Terbaru
  • Kma
  • Shop
  • Kma Id
  • Kma Pay
  • Earn
  • Poin
  • Buat Konten
  • Akun Saya
Login Register

Kma Articles Melihat 8 Senjata Andalan Kopassus, Bahkan Mampu Temb4k Target Berjarak 2 Km

Melihat 8 Senjata Andalan Kopassus, Bahkan Mampu Temb4k Target Berjarak 2 Km

Dilihat: 2,290,546
Harun Arasid Januari 30, 2026 Januari 31, 2026 Leave a comment on Melihat 8 Senjata Andalan Kopassus, Bahkan Mampu Temb4k Target Berjarak 2 Km
890380
21
3 min read 591 words 102 views

Radar Nusantara, Komando Pasukan Khusus atau yang lebih dikenal sebagai Kopassus merupakan satuan elite TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan khusus dalam berbagai operasi militer. Untuk mendukung keberhasilan misi yang seringkali berisiko tinggi dan membutuhkan presisi, para prajurit Kopassus dibekali dengan berbagai jenis persenjataan yang mumpuni. Senjata-senjata ini tidak hanya berasal dari pabrikan luar negeri yang ternama, tetapi juga banyak yang merupakan produksi dalam negeri buatan PT Pindad. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai delapan senjata andalan yang kerap digunakan oleh Korps Baret Merah tersebut dalam medan operasi.

Senjata pertama adalah MP-2 atau yang populer dengan nama IMI Uzi. Senapan mesin ringan berlaras pendek ini memiliki bentuk yang ringkas menyerupai pistol, namun mematikan. Dikembangkan pada akhir tahun 1940-an, Uzi memiliki keunggulan dalam hal stabilitas, yang memungkinkan penggunanya menembak dengan akurat dalam jarak pendek. Kemampuan tembaknya mencapai 60 hingga 120 peluru per menit tergantung jenisnya. Senjata ini memiliki sejarah emas saat digunakan Kopassus dalam operasi pembebasan sandera pesawat Garuda di Woyla, Thailand, pada tahun 1981 karena sangat efektif untuk pertempuran jarak dekat di ruang sempit.

Kedua adalah Bren, sebuah senapan mesin ringan buatan Inggris. Senjata ini memiliki nilai historis yang kuat bagi Kopassus karena menjadi salah satu andalan pada masa awal pembentukan pasukan ini di tahun 1953. Awalnya dibawa oleh tentara Inggris pasca kekalahan Jepang di Perang Dunia II, Bren kemudian diadopsi dan digunakan oleh Kopassus untuk mendukung berbagai operasi hingga tahun 1991 sebelum akhirnya digantikan oleh senjata yang lebih modern.

Ketiga adalah MP5 buatan Jerman. Diproduksi oleh Heckler & Koch, senjata ini adalah primadona bagi pasukan khusus di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk pertempuran jarak dekat atau Close Quarter Battle. MP5 dikenal memiliki akurasi yang sangat tinggi, keandalan mesin yang tidak mudah macet, serta perawatan yang relatif mudah. Dengan kemampuan memuntahkan 800 peluru per menit, senjata ini sangat vital dalam operasi anti-teror.

Keempat adalah SS-2 V5 buatan PT Pindad. Ini adalah bukti kemandirian industri pertahanan Indonesia. Varian V5 ini diproduksi khusus mulai tahun 2012 untuk memenuhi kebutuhan operasi Kopassus. Desainnya dibuat lebih pendek dan ringan dibandingkan varian standar agar pergerakan pasukan lebih lincah. Senjata ini juga dilengkapi dengan fitur ball stopper serta tahan terhadap kelembapan tinggi, dengan jarak jangkauan efektif mencapai 400 hingga 500 meter.

Kelima adalah AK-47, senapan legendaris buatan Uni Soviet. Senjata ini menjadi andalan Kopassus dalam operasi-operasi bersejarah seperti Trikora, Dwikora, dan penumpasan G30S. Keunggulan utamanya adalah daya tahannya yang luar biasa di segala medan. AK-47 tetap dapat berfungsi dengan baik meskipun sempat terendam lumpur atau air, serta perawatannya yang sangat sederhana membuatnya menjadi pilihan taktis di medan berat.

Keenam adalah SPR-2 Kaliber 12,7 mm buatan Pindad. Ini adalah senjata penembak jitu atau sniper yang sangat ditakuti. Sesuai dengan judul artikel yang Anda rujuk, senjata ini mampu menembak target dengan akurasi tinggi hingga jarak 2 kilometer. Karena menggunakan peluru kaliber besar, SPR-2 tergolong sebagai senapan anti-material yang pelurunya mampu menembus kendaraan lapis baja. Selain menembus, peluru senjata ini memiliki efek membakar dan meledakkan target.

Ketujuh adalah Sniper Weapon System atau SWS M24. Diproduksi oleh Remington Arms dari Amerika Serikat, senapan ini menjadi pendamping SPR-2 di jajaran senjata runduk Kopassus. SWS M24 memiliki jarak tembak efektif hingga 1,5 kilometer dan telah teruji dalam berbagai perang besar di dunia seperti Perang Irak.

Kedelapan adalah Barrett M82. Senapan penembak jitu buatan Amerika Serikat ini memiliki daya hancur yang mengerikan. Dengan sistem semi-otomatis, penembak dapat melumpuhkan target pada jarak hingga 1,8 kilometer. Senjata ini sering digunakan untuk melumpuhkan aset musuh dari jarak jauh dengan presisi yang mematikan.

Kombinasi dari kedelapan senjata ini, mulai dari senapan serbu jarak dekat hingga senapan runduk jarak jauh, memastikan Kopassus selalu siap menghadapi berbagai spektrum ancaman demi menjaga kedaulatan negara.

TNI Hadir di Segala Kondisi Masyarakat Pedalaman
TNI Hadir di Segala Kondisi Masyarakat Pedalaman
Jejak Langkah Gerakan Pemuda Ansor: Dari Akar Perjuangan Hingga Menjadi Benteng Bangsa
Jejak Langkah Gerakan Pemuda Ansor: Dari Akar Perjuangan Hingga Menjadi Benteng Bangsa
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Lakukan Mitigasi Kemarau Ekstrem 2026, Tinjau Waduk Prijetan dan Galakkan Penghijauan
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Lakukan Mitigasi Kemarau Ekstrem 2026, Tinjau Waduk Prijetan dan Galakkan Penghijauan
Gema Persaudaraan di Tanah Rantau: Catatan Halal Bi Halal dan Pelantikan IKA UNRI Jabodetabek
Gema Persaudaraan di Tanah Rantau: Catatan Halal Bi Halal dan Pelantikan IKA UNRI Jabodetabek
IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat.
IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat.
Dukungan Swiss Menguat: Inisiatif Otonomi Maroko Diakui Sebagai Solusi Paling Kredibel untuk Wilayah Sahara
Dukungan Swiss Menguat: Inisiatif Otonomi Maroko Diakui Sebagai Solusi Paling Kredibel untuk Wilayah Sahara
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Putusan MA Diabaikan, Newcrest Didesak Bayar Rp600 Miliar Hak Pekerja
Putusan MA Diabaikan, Newcrest Didesak Bayar Rp600 Miliar Hak Pekerja
Selama Ribuan Tahun, Minum Air Panas Atau Hangat Dianggap Bermanfaat Oleh Sistem Pengobatan Tradisional China Dan Ayurveda Yang Berasal Dari India.
Selama Ribuan Tahun, Minum Air Panas Atau Hangat Dianggap Bermanfaat Oleh Sistem Pengobatan Tradisional China Dan Ayurveda Yang Berasal Dari India.
Kriminalisasi Wartawan Amir Asnawi: Pembajakan UU Pers dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers
Kriminalisasi Wartawan Amir Asnawi: Pembajakan UU Pers dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Dorong Optimalisasi APBD dan Kendalikan Inflasi
Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
Buka Musrenbang RKPD Sumut, Mendagri Tekankan Pentingnya Perencanaan yang Matang
Buka Musrenbang RKPD Sumut, Mendagri Tekankan Pentingnya Perencanaan yang Matang
Berikan Kesempatan Kerja Bagi Siswa, PT Sambu Gruop Seleksi Karyawan di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci
Berikan Kesempatan Kerja Bagi Siswa, PT Sambu Gruop Seleksi Karyawan di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci
Dengan Sambang Dialogis Unit Binmas Polsek Kuala Behe Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Masyarakat
Dengan Sambang Dialogis Unit Binmas Polsek Kuala Behe Sampaikan Pesan Kamtibmas Kepada Masyarakat
Di Provinsi Banten Ada Daerah Yang Masih Tertinggal, Di Mana Itu, Daerah Nya Tentunya Ada Di Kabupaten Lebak
Di Provinsi Banten Ada Daerah Yang Masih Tertinggal, Di Mana Itu, Daerah Nya Tentunya Ada Di Kabupaten Lebak
Membedah Dampak Kenaikan BBM
Membedah Dampak Kenaikan BBM
4 Pelaku Curanmor Bersenpi Diringkus Tim Opsnal Gabungan Polsek Jatiuwung dan Polrestro Tangkot
4 Pelaku Curanmor Bersenpi Diringkus Tim Opsnal Gabungan Polsek Jatiuwung dan Polrestro Tangkot
Badan Siber dan Sandi Negara Terima Kunjungan Dubes Slowakia Bahas Kerja Sama Keamanan Siber
Badan Siber dan Sandi Negara Terima Kunjungan Dubes Slowakia Bahas Kerja Sama Keamanan Siber
Dua Pelaku Curanmor Asal Bima NTB Diringkus Tim Opsnal Reskrim Polsek Jatiuwung di Kp Kadu Bitung Curug.
Dua Pelaku Curanmor Asal Bima NTB Diringkus Tim Opsnal Reskrim Polsek Jatiuwung di Kp Kadu Bitung Curug.
Sigap dan Peduli Binter TNI, Satgas Yonif 521/DY Tangani Perbaikan Jembatan Longsor di Distrik Eragayam
Sigap dan Peduli Binter TNI, Satgas Yonif 521/DY Tangani Perbaikan Jembatan Longsor di Distrik Eragayam
Wamendagri Bima Ingatkan Perguruan Tinggi Miliki Peran Strategis dalam Optimalisasi Bonus Demografi
Wamendagri Bima Ingatkan Perguruan Tinggi Miliki Peran Strategis dalam Optimalisasi Bonus Demografi
Membaca Arah Politik NasDem
Membaca Arah Politik NasDem
Babinsa Ajak Warga: Kebersihan Sungai Cerminan Kesehatan Masyarakat
Babinsa Ajak Warga: Kebersihan Sungai Cerminan Kesehatan Masyarakat
Jaga Kondisi Fisik Tetap Prima, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Garjas Periodik
Jaga Kondisi Fisik Tetap Prima, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Garjas Periodik
Babinsa Koramil Nguntoronadi Kawal Pembangunan KDKMP Desa Gebang
Babinsa Koramil Nguntoronadi Kawal Pembangunan KDKMP Desa Gebang
Jejak Magis Bintang Italia di Indonesia! Federico Barba Otw Susul Marco Motta dan Stefano Beltrame Angkat Trofi?
Jejak Magis Bintang Italia di Indonesia! Federico Barba Otw Susul Marco Motta dan Stefano Beltrame Angkat Trofi?
Babinsa Dorong UMKM Pembuatan Sabit, Upaya Perkuat Ekonomi Warga
Babinsa Dorong UMKM Pembuatan Sabit, Upaya Perkuat Ekonomi Warga
Beginilah Peran Babinsa dalam Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Binaan
Beginilah Peran Babinsa dalam Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Binaan
Progres Melesat! Pembangunan Jembatan Garuda di Sambeng Masuki Tahap Penting
Progres Melesat! Pembangunan Jembatan Garuda di Sambeng Masuki Tahap Penting
Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia di Tengah Dinamika Global
Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia di Tengah Dinamika Global
Peran Serta Babinsa Joyotakan Dalam Proses Bank Sampah
Peran Serta Babinsa Joyotakan Dalam Proses Bank Sampah
Semangat Pembangunan di Desa Kopen: Koperasi Merah Putih Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga
Semangat Pembangunan di Desa Kopen: Koperasi Merah Putih Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga
Satgas PRR Pastikan Pemutakhiran Data Penerima Huntara dan DTH Terus Dilakukan
Satgas PRR Pastikan Pemutakhiran Data Penerima Huntara dan DTH Terus Dilakukan
Rakit Besi Pondasi Jadi Penentu, Pembangunan Jembatan Garuda di Cerme Dikebut
Rakit Besi Pondasi Jadi Penentu, Pembangunan Jembatan Garuda di Cerme Dikebut
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara
BNN DAN BSSN BANGUN KEKUATAN BERSAMA, TANGKAL KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG SIBER
BNN DAN BSSN BANGUN KEKUATAN BERSAMA, TANGKAL KEJAHATAN NARKOTIKA DI RUANG SIBER
APINDO Soroti Penghentian Restitusi Pajak bagi Dunia Usaha
APINDO Soroti Penghentian Restitusi Pajak bagi Dunia Usaha

Harun Arasid

Kuli Tinta

twitter facebookgoogle-plus
Sekolah Rakyat Dibangun Diatas Lahan Sengketa, Ahli Waris Menangis Tak Dapat Kompensasi Sekolah Rakyat Dibangun Diatas Lahan Sengketa, Ahli Waris Menangis Tak Dapat Kompensasi
Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Tingginya Ambang Batas Membuat Disproporsionalitas Pemilu Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Tingginya Ambang Batas Membuat Disproporsionalitas Pemilu

Tuliskan Komentar AndaBatalkan balasan


Logo
Logo Radar Nusantara

Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved
facebook twitter youtube instagram github-circle
Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×